Jumat, 01 Juni 2018

Review Seri Dongeng Kesehatan: Mengenalkan Kebiasaan Hidup Sehat pada Anak PraSekolah Sejak Dini




Senang sekali dipercaya menulis buku cerita kesehatan dengan segmen anak pra sekolah yaitu anak-anak Balita dan usia TK. Apalagi temanya adalah mengenalkan kebiasaan kesehatan pada anak sejak dini. Bermula dari Editor Tiga Ananda yaitu Mas Hariyadi yang menawarkan kerjasama penulisan buku picbook tema kesehatan untuk anak pra sekolah. Saya lalu mengusulkan bentuk dongeng, karena dongeng Putri dan Pangeran biasanya lebih diterima oleh anak-anak sehingga pesan yang disampaikan lebih masuk dan dipahami.

Ada 6 tema yang harus saya garap yaitu  tentang cuci tangan, makanan sehat, mandi keramas, gosok gigi, potong kuku  dan olahraga. Saya lalu disarankan untuk membuat  2 seri yaitu seri pangeran dan seri putri dengan masing-masing 3 buku. Harga buku ini sangat terjangkau yaitu cuma Rp.22.000 dengan halaman full color sebanyak 36 halaman dengan pesan kesehatan di akhir halaman.




Pada buku  Pangeran Yipi Rajin Mandi dan Keramas, disitu saya mempertemukan Pangeran Yipi dengan raksasa kecil Owi yang tidak suka mandi keramas hingga dijauhi oleh orang-orang kampungnya. 


Tapi setelah Pangeran Yipi menjadi temannya, dia mejadi sadar dan mau mandi keramas.


Pangeran Wopi Rajin Makan Makanan Sehat menceritakan Pangeran Wopi yang ingin menjadi asisten pemanah pemula. Sebelum  ujian, dia makan makanan yang bergizi. Sebaliknya dengan temannya Pangeran Don, dia hanya makan bekal kerupuk. 


Pangeran Wopi lolos ujian, sedang Pangeran Don tidak. Pangeran Don lalu mau makanan sehat agar juga dapat menjadi asisten pemanah pemula.


Pangeran Dani Rajin Cuci Tangan menceritakan tentang Pangeran Dani yang selalu cuci tangan dengan sabun setelah bermain, habis buang air besar/kecil dan mau makan. Sepupunya Pangeran Keno sangat malas cuci tangan. Bahkan saat tangan kotor, dia langsung memegang makanan. Akibatnya Pangeran Keno lalu sakit perut dan dibawa ke tabib. Sejak itu Pangeran Keno menjadi rajin cuci tangan.



Puteri Singlala Rajin Gosok Gizi menceritakan tentang Puteri Singlala yang selalu gosok gigi sebelum tidur dan usai sarapan. Tapi saudari kembarnya Puteri Singlili malas melakukannya, akibatnya giginya banyak yang karies dan sakit hingga tidak bisa bernyanyi.


Puteri Ameli Rajin Potong Kuku menceritakan tentang Puteri Ameli yang akan berkunjung ke tempat Tabib Velma bersama teman-teman TK nya. Sebelumnya dia memotong kukunya dengan rapi. Tapi Puteri Camila selalu memakai sarung tangan, ternyata itu karena kukunya panjang dan kotor.



Puteri Vania Rajin Olahraga menceritakan tentang Puteri Vania yang selalu olahraga. Tapi Puteri Ica, sepupunya   yang gemuk malas melakukannya. Kegemaranya hanya makan dan tidur. Tapi setelah pulang dari menjenguk Paman Bobi yang sakit, Puteri Ica menjadi sadar pentingnya olahraga.


Adapun untuk lebih memperkuat materi, maka saya minta endors dari teman saya yang cantik tapi sudah menempuh PhD di University of Glasglow Inggris yaitu Mbak Siwi Wijayanti, PhD. Dia adalah pakar kesehatan masyarakat dan Dosen di Jurusan Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan, Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto. Alhamdulillah Mbak Siwi memberikan endors dan respon positif terhadap materi yang disampaikan di buku ini.

Saya berharap buku sederhana ini dapat memberi manfaat untuk membentuk perilaku hidup sehat sejak dini pada anak prasekolah.
Silahkan follow mediasosial saya:
FB: dyah umi purnama
IG:@dyahumi_purnama
Kalau mau pesan buku dapat langsung Inbox/DM ya...
Terimakasih**




Minggu, 05 November 2017

Buku Dongeng Bergizi Pengantar Makan


Sudah lama ingin menulis tentang buku baru saya yaitu Dongeng Bergizi Pengantar Makan yang terbit pada bulan Agustus. Tapi baru sempat sekarang.

Judul: Dongeng Bergizi Pengantar Makan
Penulis: Dyah Umi Purnama
Penerbit: Tiga Ananda, Solo
Editor: Dhita Kurniawan
Ilustrator: Jioebun
Harga: Rp.46000

Sebelum buku ini diterbitkan oleh Tiga Ananda yang  merupakan imprint dari Penerbit Tiga Serangkai Solo, naskah buku ini sebenarnya sudah saya tulis sejak tahun 2014. Sudah saya tawarkan ke beberapa penerbit, Alhamdulillah akhirnya direspon positif oleh Penerbit tiga ananda.
Buku ini berisi 10 Dongeng Kerajaan yang menarik

1. Hore! Sekarang Pangeran Buana Lahap Makan Nasi

Menceritakan tentang Pangeran Buana yang ingin ikut lomba lari agar bisa mendapatkan sepatu rusa emas. Tapi awalnya dia tidak suka makan makanan bergizi. Atas saran dari kakaknya, Pangeran Nusa, dia menjadi suka makan makanan bergizi dan dilatih lari yang baik oleh kakaknya hingga menjadi pemenang dan mendapat hadiah sepatu kulit rusa emas.                                                                                                               
2. Pangeran Shin, Jangan Dibuang Mienya

Ada seorang Pangeran yang suka sekali membuang Mie. Padahal ada orang lain yaitu Wang yang kekurangan, mereka berteman.  Pada suatu hari Pangeran Shin ingin bermain ke rumah Wang. Dia kebetulan mendengar kalau Wang harus makan kuah mie saja, karena mienya mau buat makan adiknya yang sedang sakit, sementara ibunya sudah tidak punya makanan lagi. Mendengar hal itu Pangeran Shin menjadi sadar, dia kemudian malah mengundang Wang dan keluarganya ke istana untuk dijamu makanan.
3. Pangeran Sabil Rajin Minum Susu


Pangeran Sabil tadinya tidak suka minum susu, tapi dia melihat Bibi Poki yang dulu pengasuhnya menjadi kurus dan bongkok karena tidak suka minum susu. Dia menjadi sadar dan suka minum susu.      
4. Boneka Keju Puteri Armina

Anak-anak di lembah Arbaya tidak suka makan.Mereka menjadi kurus. Puteri Armina kemudian mencari cara agar mereka mau makan dengan membuat boneka dari keju yang dapat dimakan. Dengan cara ini anak-anak lembah Arbaya dapat bertambah berat badannya dan tidak kurus lagi.
5. Larangan Aneh Tidak Boleh Makan Ikan

Sejak Raja Ibra naik tahta, dia membuat larangan aneh yaitu orang tidak boleh makan ikan, apabila melanggar makan akan dikenakan hukuman berat.  Hal ini semata-mata karena Raja tidak suka ikan. Pada suatu hari Raja Ibra melakukan perjalanan , dia kemalaman dan bermalam di desa Desa Mamiri. Penduduk desa mamiri hanya punya ikan untuk menjamu makan malam Raja dan rombongannya. Mereka lalu membuat trik dengan mematikan lampu sehingga raja makan ikan dalam suasana gelap sehingga dia tidak tahu. Tapi ternyata raja sangat suka makanan ikan itu, dia lalu mencabut larangan makan ikan.                                                                   
6. Puteri Kirana Belajar Membuat Tempe

Di sekolah Puteri Kirana akan mengadakan kunjungan ke tempat pembuatan Tempe. Pada awalnya, teman Puteri Kirana yaitu Puteri Kemala menganggap tempe itu ditanam dan berbuah tempe. Setelah kunjungan itu Puteri Kemala dan Kirana jadi tahu bagaimana cara membuat tempe.                                                  
7. Benarkah Sakit Pangeran Robin Karena Sihir

Pangeran Robin punya penyakit aneh, yaitu setiap senja dia menjadi rabun. Orang-orang menuduh Bibi Grile yang menyebabkan sakit aneh tersebut karena Bibi Grile penyihir. Ayah Pangeran Robin, Raja Demian  menjadi marah. Dia lalu akan menangkap Bibi Grile. Tapi puteri Bibi Grile yaitu Prusia berusaha menyembuhkan sakit Pangeran Robin dengan jus wortel. Ternyata sakit Pangeran Robin adalah karena kekurangan Vitamin A.   
8. Puteri Lily dan Raksasa Ho

Raksasa Ho membuat keributan karena menjerit terus. Penduduk Desa Yepo menjadi  terganggu. Saat raja mengutus Panglima Alim untuk menghentikan jeritan Raksasa Ho,  Raksasa Ho malah mengamuk. Raja lalu bermaksud untuk mendatangkan meriam untuk menghancurkan Raksasa Ho. Tapi puterinya yaitu Puteri Lily mencegahnya. Raksasa Ho adalah temannya. Puteri Lily lalu mengunjungi Raksasa Ho di guanya. Ternyata  Raksasa Ho sedang sakit sariawan. Puteri Lily lalu mengirim jambu biji dan jeruk untuk menyembuhkan sakit Raksasa Ho.
9. Pangeran Jamal Hobi Makan Bayam

Pangeran Jamal tadinya tidak hobi makan bayam. Tapi sejak dia bermimpi didatangi Pangeran Otak dan Raja Peredaran Darah yang menjelaskan tentang kondisi tubuhnya yang kekurangan zat besi, Pangeran Jamal menjadi menyukai bayam yang mengandung tinggi zat besi.                                                      
10. Pangeran Broca ingin Berambut Brokoli

Pangeran Broca berambut gundul. Tapi saat festival sayur dia ingin berambut brokoli karena kesukaannya memang makan sayur brokoli. Berkat kakaknya, Puteri Camila yang mendandaninya hingga bisa berambut brokoli, dia menjadi juara Pangeran Sayur di Festival itu.                                                                 
Dilengkapi dengan pengayaan tentang zat-zat gizi dalam makanan yaitu Karbohidrat, Protein, Lemak, Vitamin dan Mineral serta Resep masakan dan lembar aktivitas.

Semoga setelah membaca buku ini seluruh anak menjadi bertambah pengetahuannya tentang ilmu gizi sehingga dapat memotivasi mereka untuk makan dengan lahap dan berkualitas. **



Kamis, 25 Mei 2017

Behind Scene: Kemenangan Buku Kisah Anak-Anak Seberang Sungai


Alhamdulillah...aku menjadi pemenang dalam Lomba Pengayaan Bahan Ajar Bahasa Indonesia yang diprakarsai oleh Balai Bahasa Jawa Tengah. Dalam lomba ini karya yang dikirimkan harus dalam bentuk cetak coba atau karya yang sudah fix siap cetak. Oleh karena itu harus juga ada ilustrasinya dan berani modal duluan, he he.

Untung ada Mas Gilang Permadi yang mau membantu untuk ilustrasi buku saya. Mas Gilang ini sangat komunikatif dan bersedia menyelesaikan ilustrasi secara tepat waktu. Apalagi ilustrasi yang dibuat juga  bagus sesuai harapan.

Untuk lomba ini ketentuannya adalah kertas A5, jenis huruf Tahoma 12 , dengan spasi 2 serta jumlah halaman 50. Kebetulan saya punya simpanan naskah. Naskah ini berjumlah 100 an halaman A4. Dulu pernah saya coba kirimkan ke beberapa penerbit tapi ditolak, karena katanya pangsa pasar sekarang sedang lesu untuk novel anak.  Akhirnya dengan pemangkasan di sana-sini, jadilah novel dengan 50 halaman  A5 yang siap dikirim.


Setelah naskah dan ilustrasi siap, saya lalu coba mencari percetakan yang bisa cetak bentuk buku. Kebetulan di lingkungan kampus, ada Simple Design yang sudah menjadi langganan saya untuk cetak buku panduan praktikum dan penelitian. Mereka bersedia membantu layout dan cetak buku dalam jumlah terbatas dengan biaya terjangkau. Ternyata memang yang dikehendaki Balai Bahasa adalah buku dalam bentuk cetak serius. Mereka saat penerimaan hadiah, menyatakan kalau ada juga peserta yang memberikan buku dalam bentuk jilidan biasa, dan itu mengurangi penilaian.

Sebulan setelah pengiriman naskah, saya mendapat kabar lewat telepon sore-sore kalau naskah saya keluar sebagai pemenang, Alhamdulillah...Baru kali ini ikut lomba saya dapat lolos sebagai pemenang. Tanggal 10 Mei tim Balai Bahasa berkunjung ke kampus saya untuk koordinasi penerimaan hadiah dan memberikan undangan penerimaan hadiah. Pemenangnya kebetulan yang satu adalah Pak Jefriyanto dari SMK Kesatrian Purwokerto, jadi kami satu kota sehingga  saat koordinasi dapat kumpul bareng.

Tanggal 18 Mei 2017 saya berangkat ke Semarang untuk penerimaan hadiah. Sempat ada Drama yang membuat was-was karena ternyata saya yang sudah pesan tiket pukul 10.25 siang dan berharap nyampe Semarang jam 14.25, tapi Takdir menentukan kalau saya harus kepancal sepur! Saat nyampe stasiun, ternyata sepurnya sudah lewat. Tinggal gigit jari dan bingung. Mau cari travel, ternyata travel berangkatnya siang jam 14.00 sehingga tidak akan nyandhak untuk acara jam 7 malam. Akhirnya saya mencarter Taxi dari Purwokerto. Untung Suami tercinta mau menemani sehingga saya tidak terlalu takut menempuh perjalanan panjang itu. Karena jalan darat ternyata banyak halangannya, macet di mana-mana. Sempat was-was apakah bisa sampai tepat waktu. Alhamdulillah masuk Semarang jam 18.15. Kita mampir di POM Bensin dulu untuk sholat dan mandi. Masuk Wisma Perdamaian Semarang jam 19.00 pas. Untung acara belum dimulai.

Acara hari ini bersamaan dengan sarasehan bahasa yang mengundang guru-guru Bahasa Indonesia dan Bahasa Jawa Se-Karisidenan Semarang. Saya juga bertemu dengan mbak Iis Soekandar, teman penulis yang selama ini hanya berkenalan di dunia maya, sekarang bisa bertemu di dunia nyata he he..

Untuk penerimaan hadiah dilakukan di awal acara. Hadiah diterimakan oleh Bapak Heru Sudjatmiko, Wakil Gubernur Jawa Tengah. Yang membuat bangga adalah, saya juga diperkenankan untuk memberikan kenang-kenangan buku saya yang 9 Secret of Women kepada Bapak Wakil Gubernur. 




Jam 10 acara selesai, saya sudah ditunggu Travel untuk pulang kembali ke Purwokerto. Kebetulan jam 10 paginya saya harus ngajar, sehingga saya tidak sempat untuk nginep di Semarang.


Oya, mungkin ada yang penasaran, kenapa buku saya dapat keluar sebagai pemenang?
Sebenarnya saya juga tidak menganggap buku saya jauh lebih sempurna dibanding buku teman-teman peserta lain.  Saya hanya berusaha mengangkat semangat belajar anak-anak yang hidupnya berada pada kondisi lingkungan sulit, yaitu seberang sungai serayu. Selain itu saya juga menyelipkan unsur budaya, yaitu lomba kenthongan banyumas, dimana anak-anak tersebut keluar sebagai pemenangnya.
Berikut sekilas sinopsisnya:

KISAH ANAK-ANAK SEBERANG SUNGAI


Slamet, Bawor, Danang, Joko, Gimin dan Aji adalah anak-anak seberang sungai. Dusun mereka merupakan bagian dari Desa Tejareja, tapi dusun mereka terpisahkan dari desa utama oleh Sungai Serayu. Setiap pagi mereka harus menyeberang sungai menaiki perahu, kemudian melewati pematang persawahan  untuk bisa sampai ke sekolahnya.
Ada banyak hal-hal  lucu, kreatif, menyenangkan atau mengharukan yang mereka alami. Seperti setiap pagi mereka harus bertelanjang kaki dan menjinjing sepatu mereka dalam katong keresek  agar tidak rusak karena hanya itu satu-satunya  sepatu yang mereka miliki. Setelah sampai di sekolah, mereka baru mencuci kaki di sumur belakang sekolah dan memakai sepatunya. Saat di dalam kelas, guru mereka menceritakan tentang Asal Mula Aksara Jawa.

Ada juga kejadian Lomba Kenthongan, alat musik khas Banyumas.  Mereka mewakili sekolahnya untuk ikut Lomba Kenthongan. Tadinya mereka sempat pesimis karena mereka mendapat nomor urut 23 yaitu nomer urut terakhir. Tapi kemudian mereka bisa menampilkan musik kenthongan yang spektakuler, sehingga grup mereka keluar senagai pemenangnya.  

Kisah  mengharukan terjadi saat  meluapnya Sungai Serayu, padahal hari itu jadwal  Ujian Nasional.  Dusun Lamuk terendam air sampai sepinggang orang dewasa dan perahu penyeberangan juga hanyut. Tadinya teman-temannya khawatir anak-anak Lamuk tersebut tidak dapat mengikuti Ujian Nasional. Lima menit sebelum waktu ujian terlihat mereka berlari kencang memasuki gerbang sekolah, walaupun tanpa seragam dan sepatu.  Mereka tetap bertekad kuat untuk sekolah, walaupun kondisi banjir melanda kampung mereka sehingga baju dan sepatu mereka hanyut. Orangtuanya lalu membuatkan rakit dari batang pisang untuk menyeberangkan mereka menuju sekolah.

Akhirnya kemudian dibangun Jembatan beton yang mengubungkan Dusun Lamuk dan Desa utama. Orang-orang Lamuk tidak lagi terisolir dan dapat menatap masa depannya dengan lebih cerah. ***
Saya berharap buku ini nantinya setelah diterbitkan dan menjadi bahan pengayaan pelajaran bahasa Indonesia untuk Anak Sekolah Dasar, dapat memotivasi mereka untuk lebih giat belajar dan mencintai budaya Indonesia.

Selasa, 02 Mei 2017

Tips Pola Makan Bagi Ibu Menyusui yang Berpuasa

Sumber: https://beautyhealthtips.in/wp-content/uploads/2014/01/diet-for-breastfeeding-mum.jpg
Bulan puasa sebentar lagi tiba. Bagi ibu yang sedang menyusui memang diberi keringanan boleh tidak menjalankan puasa dengan mengganti puasa di waktu lain atau membayar Fidyah. Tapi bukan berarti ibu menyusui tidak dapat menjalankan puasa. Asal diimbangi dengan niat kuat dan keikhlasan, semua itu dapat dilakukan.
Hal ini berdasarkan pengalaman pribadi saya sendiri yang tetap berpuasa walaupun memberi ASI secara eksklusif bagi kedua anak saya saat mereka masih bayi. Banyak yang bertanya pada saya, bagaimana saya dapat menjalankan puasa dengan tetap memberikan ASI Eksklusif, padahal saya juga ibu bekerja yang masih harus memerah ASI sebagai cadangan saat saya bekerja? Baiklah, saya akan membagikan tips-tips pola makan untuk anda.
1. Penuhi Konsumsi Cairan
Unsur utama ASI adalah cairan, sehingga kecukupan konsumsi cairan harus benar-benar diperhatikan. Pada saat puasa terutama, saya sangat memperhatikan jumlah cairan yang saya minum yaitu tidak boleh kurang dari 8 gelas atau 2 liter per hari.
Bagaimana puasa dapat memenuhi konsumsi cairan? Banyak yang beranggapan puasa membuat jumlah cairan yang dikonsumsi menurun. Sebenarnya tidak sulit melakukannya, kita hanya harus mengatur jadwal konsumsinya secara disiplin.
Pertama saat buka puasa: kita konsumsi 2 gelas air
Setelah makan, minum 2 gelas air lagi
Setelah sholat tarawih minum 2 gelas
Bangun sahur minum 1 gelas
Setelah makan sahur minum 1 gelas
Lihat kita sudah memenuhi 8 gelas air minum! Tidak sulit sebenarnya.
Selain air minum putih,  cairan yang kita konsumsi dapat ditambah dengan air sayur. Perbanyaklah kuah saat makan sayur. Kuah dari sayur-sayuran hijau, seperti Daun Katuk, Kacang Panjang, Bayam dan lain sebagainya, terbukti dapat membuat ASI kita menjadi lebih segar dan banyak produksinya .
Apabila ada yang biasa minum susu, dapat juga menambah cairan dengan minum susu, baik itu susu khusus untuk ibu menyusui ataupun susu segar. Minum susu cukup 1 gelas saja dalam sehari.
2. Jaga Kualitas Protein
ASI yang baik adalah yang mempunyai kualitas tinggi. Kualitas ASI ditentukan oleh unsur-unsur yang terkandung di dalamnya. Oleh karena itu protein merupakan unsur makanan yang wajib dikonsumsi.
Berdasarkan pengalaman saya, protein yang paling bagus untuk ASI adalah  yang berasal dari protein hewani, khususnya daging sapi. Daging sapi akan membuat ASI menjadi kental, sehingga bayi cepat kenyang. Oleh karena itu perbanyaklah konsumsi daging sapi pada saat berbuka maupun saat sahur. 
Selain daging sapi, protein nabati yang bagus untuk ASI adalah kacang-kacangan, baik kacang merah, kacang ijo, kacang tanah atau kacang kedelai. Saya biasa konsumsi minuman serbuk kedelai untuk membuat ASI saya menjadi berkualitas dan kental.
3. Perbanyak konsumsi sayuran
Sayur daun katuk menjadi favorit ibu menyusui untuk membuat ASInya menjadi berlimpah. Sudah banyak penelitian yang membuktikan daun katuk memang dapat meningkatkan produksi ASI.
Selain daun katuk, apakah ibu pernah mencoba sayur pare? Walaupun rasanya pahit, tapi berdasarkan pengalaman saya pare cukup ampuh untuk membuat ASI menjadi deras mengalir.

Demikian ibu,  tips pola makan bagi ibu menyusui yang ingin menjalankan puasa. Semoga ibadah kita dapat membawa banyak keberkahan bagi ibu maupun bayi kita tercinta.***




Jumat, 28 April 2017

Ini Dia, Komposisi Makanan Awet Muda Menurut Penelitian Mutakhir

Sumber gambar: https://id.pinterest.com/partycruisers/dios-banquet/
                                            
Siapa yang tidak ingin terlihat awet muda? Walaupun sudah berumur matang, tapi kebanyakan orang, terutama wanita ingin dianggap masih berpenampilan awet muda. Oleh karena itu orang rela menempuh berbagai macam cara untuk mewujudkan penampilan seperti itu.
Sebenarnya tidak perlu sampai menempuh tindakan ekstrim seperti operasi plastik untuk terlihat awet muda. Seorang peneliti dari Amerika yaitu Prof Silke K Schagen mengungkapkan bahwa
“Cantik itu diawali dari dalam tubuh”.
Ulasannya yang dimuat dalam Dermato-Endocrinology Journal, (2012) menekankan tentang pentingnya terapi dari dalam untuk mempertahankan kecantikan dan mengatasi penuaan. Terapi dari dalam yang dimaksudkan adalah mengkonsumsi zat-zat gizi dalam melindungi sel-sel tubuh dari penuaan.
Penyebab utama penuaan adalah adanya radikal bebas. Radikal bebas adalah molekul yang mempunyai satu atau lebih elektron yang tidak berpasangan di orbit luarnya sehingga relatif tidak stabil. Agar stabil, molekul tersebut secara reaktif mencari pasangan elektronnya. Biasanya cara yang ditempuh adalah  meminta sumbangan atau dengan mencuri elektron dari sel tubuh lain. Pada saat sel tubuh kehilangan elektronnya, maka sel itu juga akan menjadi radikal bebas yang akan memulai rangkaian proses serupa berikutnya. Hal ini akan berujung pada kerusakan sel termasuk penuaan kulit.
Untuk dapat menangkal hal tersebut diperlukan antioksidan. Antioksidan merupakan molekul yang mampu menghambat oksidasi dari molekul oksidan. Antioksidan menetralisir radikal bebas dengan menyumbangkan satu elektronnya, serta mencegah penumpukan biomolekul yang rusak agar tidak terjadi kerusakan lebih lanjut.
Dua jenis antioksidan  utama adalah Vitamin A (β-carotene)   dan Vitamin E (Lycopene). Tim peneliti dari Amerika yaitu Wilhelm Stahl dan Helmut Sies  menguji kombinasi β-carotene dan Lycopene. Komposisi 6 mg β-carotene   dan 6 mg Lycopene selama 7 minggu akan meningkatkan pertahanan basal terhadap kerusakan paparan sinar matahari.
Apabila kita ingin menerapkan hasil penelitian ini kita dapat mengkonsumsi makanan yang berasal dari jenis β-carotene dan Lycopene masing-masing dengan kandungan 6 mg. Berikut adalah alternatifnya:
1. Tomat dan Wortel
75 gram wortel dan 250 gram tomat
 ( 7326,2 µg β-carotene   dan 6432,5 µg Lycopene )
2. Labu kuning dan Tomat
200 gram labu kuning dan 250 gram tomat
             (6200 µg β-carotene   dan 6432,5 µg Lycopene )
3. Labu kuning, Tomat dan Cabe
            250 gram labu kuning, 250 gram tomat dan 50 gram cabe merah
            (7750 µg β-carotene 6692,5 µg Lycopene )
4. Campuran buah
Pepaya 200 gram, mangga 500 gram, 300 gram melon dan 350 gram anggur merah
(6269 µg β-carotene   dan 8772,5 µg Lycopene

Semua bahan-bahan tersebut pasti mudah didapatkan di dapur . Oleh karena itu kita dapat mulai membuat masakan yang terdiri dari jenis-jenis bahan tersebut di atas dan rasakan manfaatnya terjadap kesehatan kulit kita.

(Sumber: Buku 9 Secret of Women, Penerbit Rapha Publishing)





Rabu, 26 April 2017

Wow, Strawberry dapat Menghambat 76 % Pertumbuhan Sel Kanker Rahim

Kanker Rahim sekarang menjadi salah satu Kanker yang ditakuti oleh kaum wanita. Apalagi setelah artis Julia Perez divonis menderita penyakit tersebut dan sekarang sedang dalam kondisi kritis. Tahukah anda? Kanker  Rahim ternyata merupakan jenis Kanker nomor 3 yang paling banyak diderita oleh masyarakat Indonesia. WHO bahkan telah mengumumkan data yang cukup mengejutkan yaitu Kanker Rahim merupakan  penyebab kematian nomor satu pada seorang wanita.
Penyebab dari Kanker Rahim adalah keturunan, merokok, seringnya berganti pasangan sexual, hubungan intim pada usia dini, penggunaan pil KB dalam jangka waktu yang lama, terlalu sering melahirkan, kurangnya kebersihan organ wanita setelah buang air, polusi udara, radikal bebas, Virus HPV serta pola makan yang tidak sehat.
Sudah anda tahu bahwa penelitian para ahli membuktikan bahwa Strawberry dapat menghambat pertumbuhan sel Kanker Rahim?
“Ekstrak Strawberry secara bermakna terbukti dapat menurunkan pertumbuhan sel kanker rahim, “ ungkap Wedge dalam penelitiannya yang dipublikasikan dalam Journal of Medicinal Food (2001).
Wedge atau nama lengkapnya David E Wedge adalah seorang ahli dari Universitas Misissipi, Amerika. Dia bersama timnya mencoba mengekstrak buah Strawberry jenis Carlsbad dan Sweet Charlie. Mereka  mencoba menggunakan ekstrak tersebut untuk menghambat pertumbuhan dua jalur sel kanker agresif. Ekstrak tersebut ditambahkan dalam biakan kultur sel 48 jam. Selanjutnya diukur aktivitas metabolik selnya dengan pengukuran aktivitas enzim sel dalam memproduksi energi.
Wedge menjelaskan bahwa dari dua jenis Strawberry tersebut, yang paling berpengaruh terhadap sel Kanker Rahim adalah jenis Carlsbad, yang  dapat menghambat sampai 76 % pertumbuhan sel Kanker Rahim.
Zat di dalam Strawberry  yang dianggap mempunyai  kemampuan sebagai antikanker adalah Ellagic Acid. Zat ini dapat menghambat formasi karsinogen, menghalangi proses karsinogenesis, menekan keaktifan sel dan menghambat pembelahan sel kanker. Ellagic acid juga dapat berfungsi sebagai antioksidan yang  menghambat radikal bebas. Ellagic acid dapat berikatan dengan Oksigen Radikal bebas, dan membuatnya menjadi tidak berbahaya. Hal ini menghambat terjadinya mutasi  gen penyebab  karsinogenesis.
Anjuran konsumsi Strawberry adalah 240 gram per hari yang dapat meningkatkan 25 % kapasitas  antioksidan dalam serum darah dan urin. 
Tunggu apa lagi? Yuk Belanja di pasar dan beli buah Strawberry sebanyak-banyaknya. Jadikan Strawberry sebagai pilihan buah utama kita, sehingga kita dapat mencegah Kanker Rahim dan menjadikan hidup lebih sehat. 
(Sumber: Buku 9 Secret of Women )